Syarat Pembuatan SBU Kualifikasi Kecil Dan Biayanya

Syarat Pembuatan SBU Kualifikasi Kecil Dan Biayanya
Syarat Pembuatan SBU Kualifikasi Kecil Dan Biayanya

Dalam dunia konstruksi yang kompetitif, kepemilikan SBU Kualifikasi Kecil merupakan elemen vital bagi setiap perusahaan yang ingin menunjukkan kredibilitas dan profesionalisme mereka. Sertifikat ini memegang peran krusial, terutama bagi para pengusaha yang sedang merintis karir mereka di industri konstruksi. Tanpa adanya SBU Kualifikasi Kecil, peluang untuk mendapatkan proyek-proyek berskala kecil akan sangat terbatas, mengingat pentingnya sertifikat tersebut sebagai syarat utama dalam proses tender.

Oleh karena itu, memahami sepenuhnya apa itu SBU Kualifikasi Kecil, syarat Pembuatan SBU Kualifikasi Kecil yang harus dipenuhi, serta biaya pembuatannya menjadi hal yang sangat penting bagi setiap pelaku usaha di bidang konstruksi. Dengan mengungkap secara rinci seluk-beluk SBU Kualifikasi Kecil, para pengusaha dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan meningkatkan peluang mereka untuk sukses di industri ini. Pemahaman yang mendalam tentang sertifikasi ini tidak hanya membantu dalam proses perolehan proyek, tetapi juga memperkuat reputasi perusahaan sebagai entitas yang profesional dan kredibel di mata klien dan mitra kerja.

Pengertian SBU Kualifikasi Kecil

SBU Kualifikasi Kecil adalah klasifikasi Sertifikat Badan Usaha (SBU) Jasa Konstruksi yang diberikan kepada Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK)yang memiliki kapasitas usaha dengan skala yang relatif kecil. Perusahaan dengan SBU Kualifikasi Kecil biasanya baru merintis atau memiliki modal terbatas, tetapi tetap memenuhi standar dan persyaratan yang ditetapkan oleh lembaga sertifikasi terkait. SBU Kualifikasi Kecil diperuntukkan bagi BUJK yang ingin melaksanakan pekerjaan konstruksi dengan nilai kontrak paling banyak Rp 15.000.000.000,00 (lima belas milyar)

Manfaat Memiliki SBU

1. Kredibilitas dan Profesionalisme

SBU menjadi bukti konkret atas kredibilitas dan profesionalisme perusahaan di mata klien, mitra bisnis, dan lembaga terkait.

2. Kepercayaan dan Keyakinan

Dengan SBU, perusahaan dapat membuktikan bahwa mereka telah memenuhi standar dan persyaratan yang ditetapkan, memberikan kepercayaan dan keyakinan yang tinggi dalam menjalankan proyek-proyek konstruksi.

3. Peluang Bisnis Lebih Besar

SBU membuka pintu luas terhadap peluang bisnis yang lebih besar, karena banyak klien dan lembaga pemerintah cenderung memprioritaskan perusahaan yang sudah memiliki sertifikasi resmi seperti SBU dalam proses tender dan pengadaan proyek.

4. Strategi Pemasaran dan Reputasi

SBU juga menjadi strategi yang cerdas dalam memperluas jangkauan bisnis dan meningkatkan reputasi di industri konstruksi, karena menunjukkan komitmen perusahaan terhadap kualitas dan keandalan layanan yang mereka tawarkan.

Syarat SBU Kualifikasi Kecil

  • Akta Pendirian: Dokumen resmi yang menunjukkan pendirian perusahaan.
  • Akta Perubahan: Jika ada perubahan dalam struktur perusahaan, dokumen ini diperlukan.
  • AHU (Administrasi Hukum Umum): Dokumen yang menunjukkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM.
  • NIB (Nomor Induk Berusaha) RBA: Identifikasi usaha yang dikeluarkan melalui sistem OSS.
  • Akun OSS (Online Single Submission): Akun yang digunakan untuk mengakses sistem OSS.
  • KTP, NPWP, Pasfoto Latar Merah (Direktur): Identifikasi resmi dan nomor wajib pajak direktur.
  • KTP, NPWP (Komisaris jika ada): Identifikasi resmi dan nomor wajib pajak komisaris, jika ada.
  • Email Perusahaan: Alamat email resmi perusahaan untuk komunikasi.
  • NPWP Perusahaan: Nomor Pokok Wajib Pajak perusahaan.
  • Nomor WhatsApp Direktur: Kontak langsung direktur.
  • PJT (Penanggung Jawab Teknik) – SKK Jenjang Minimal 6 (Muda): Sertakan akun simpan, Scan SKA/SKT/SKK, ijazah, KTP, NPWP dan┬áNomor WhatsApp Pemilik
  • PJK (Penanggung Jawab Klasifikasi) – SKK Jenjang Minimal 4 atau SKT: Meliputi Akun Simpan, Scan SKA/SKT/SKK, ijazah, KTP, NPWP, Nomor WhatsApp Pemilik
  • Neraca: Laporan keuangan perusahaan, format disediakan oleh kami.
  • Surat Mutlak: Surat pernyataan, format disediakan oleh kami.
  • Surat ISO 37001: Dokumen yang menunjukkan kepatuhan terhadap standar ISO 37001, format disediakan oleh kami.
  • Surat Daftar Tenaga Kerja: Daftar tenaga kerja perusahaan, format disediakan oleh kami.

Dengan memenuhi semua persyaratan di atas, proses pengajuan Sertifikat Badan Usaha Anda akan berjalan dengan lebih lancar dan efisien. Pastikan setiap dokumen disiapkan dengan teliti untuk menghindari penundaan dalam proses sertifikasi.

Biaya SBU Kualifikasi Kecil

Biaya pembuatan SBU Kualifikasi Kecil adalah sebesar Rp. 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah). Estimasi biaya ini sudah mencakup seluruh biaya administrasi dan penerbitan sertifikat, sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang adanya biaya tambahan. Dengan biaya yang kompetitif ini, Anda bisa mendapatkan SBU Kualifikasi Kecil yang akan memberikan legitimasi dan peluang lebih besar bagi perusahaan Anda di industri konstruksi.

Kesimpulan

Dalam kesimpulan, dapat disimpulkan bahwa memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) Kualifikasi Kecil merupakan kebutuhan vital bagi perusahaan konstruksi yang ingin menunjukkan kredibilitas dan profesionalisme mereka di tengah persaingan yang ketat. SBU Kualifikasi Kecil memainkan peran penting dalam membuka peluang untuk mendapatkan proyek-proyek berskala kecil, yang merupakan pintu masuk bagi perusahaan yang baru merintis karirnya atau memiliki modal terbatas.

Dengan memahami sepenuhnya apa itu SBU Kualifikasi Kecil, Syarat Pembuatan SBU Kualifikasi Kecil yang harus dipenuhi, serta biaya pembuatannya, perusahaan dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan meningkatkan peluang mereka untuk sukses di industri konstruksi. Pemahaman yang mendalam tentang sertifikasi ini tidak hanya membantu dalam proses perolehan proyek, tetapi juga memperkuat reputasi perusahaan sebagai entitas yang profesional dan kredibel di mata klien dan mitra kerja. Ayo segera ajukan SBU Kualifikasi Kecil dan tingkatkan potensi bisnis Anda sekarang!

FAQ

Pengajuan SBU dimana?

Permohonan untuk Sertifikat Badan Usaha (SBU) dapat diajukan melalui jalur resmi yang ditetapkan, yaitu melalui Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) kepada Menteri PUPR. Jadi, Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) dapat mengajukan permohonan SBU mereka dengan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

Berapa lama pengurusan SBU?

Proses pengurusan SBU biasanya memakan waktu sekitar 6 hingga 8 minggu sejak pengajuan permohonan, mulai dari proses keanggotaan hingga terbitnya sertifikat.

Berapa biaya pengurusan SBU?

Kisaran biaya untuk mengurus SBU bervariasi, mulai dari Rp 1.500.000 hingga Rp 16.000.000. Angka ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tingkat gred yang diinginkan, afiliasi dengan asosiasi bisnis tertentu, pilihan layanan pembuatan SBU, dan pertimbangan lain yang memengaruhi proses pengurusan.

Apa bedanya SBU dengan NIB?

SBU dan NIB adalah dua hal yang berbeda. SBU merupakan Sertifikat Badan Usaha, sementara NIB adalah Nomor Induk Berusaha. Dua entitas ini memiliki peran dan fungsi yang unik dalam konteks bisnis dan regulasi perusahaan.
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Rate this post
Hubungi Kami
1
Butuh Bantuan ?
Hello, Kami Bisa Membantu Anda!
Hubungi Kami
1
Butuh Bantuan ?
Hello, Kami Bisa Membantu Anda!